Senin, 21 September 2026

Materi pjok kls 1 , 3 , Selasa 22 September 2026

  


BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 1 — PJOK

Pertemuan ke-2: Aktivitas Gerak Dasar Mengayun (LKPD)

Hari/Tanggal: Pertemuan ke-2

Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.

Kelas: I (Satu)

Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Gerak Dasar Non Lokomotor: Mengayun)

Materi Pokok: Mengenal dan Mempraktikkan Gerak Dasar Mengayun

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Hari ini kita akan melanjutkan pelajaran PJOK dengan tema yang seru, yaitu mengenal dan mempraktikkan gerak dasar mengayun. Ananda akan belajar mengayunkan lengan ke depan-belakang dan ke samping, serta mengayunkan tungkai kaki dengan menjaga keseimbangan tubuh. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti aba-aba dengan tertib, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 1! Semangat Selalu! 🌟

📌 Metode dan Media Ajar

        Metode/Model Pembelajaran: Discovery Learning

        Media Ajar: Video pembelajaran contoh gerak mengayun, musik/lagu anak untuk mengiringi gerak, aplikasi peluit digital/stopwatch, dan LKPD.

        Lingkungan Belajar: Halaman atau lapangan sekolah yang aman dan cukup luas, dengan suasana belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja sama.

📌 Capaian Pembelajaran (CP)

PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Gerak Dasar Non Lokomotor):

        Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak dasar non lokomotor (memutar, mengayun, dan menekuk) dengan kontrol tubuh yang baik tanpa berpindah tempat, serta menerapkannya dalam permainan sederhana.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 2

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak dasar mengayun lengan (depan-belakang dan samping) serta mengayun tungkai kaki dengan kontrol tubuh dan keseimbangan yang baik.

Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama dan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan tubuh serta keselamatan diri dan teman saat melakukan gerak mengayun.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan gerak mengayun dengan kegiatan sehari-hari, seperti mengayunkan lengan saat berjalan atau bersiap berolahraga.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal gerak mengayun melalui permainan "Ayun Sayap Burung" dan "Ayun Bandul", diiringi musik dan kegiatan kelompok yang menyenangkan.

Manfaat Pembelajaran:

Dengan mempelajari gerak mengayun, ananda dapat menguatkan lengan dan kaki, seperti saat mengayun tangan ketika berjalan atau berolahraga.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 2

        Mengamati dan mencoba gerak mengayun lengan (depan-belakang dan samping) serta mengayun tungkai kaki, melalui permainan dan aba-aba guru.

        Mempraktikkan gerak mengayun melalui permainan "Ayun Sayap Burung" dan "Ayun Bandul" secara berkelompok mengikuti irama musik/hitungan, lalu menampilkan hasilnya.

📌 Materi Pembelajaran

MENGENAL GERAK DASAR MENGAYUN

Apa itu Gerak Mengayun?

Gerak mengayun adalah gerak dasar non lokomotor yang dilakukan dengan menggerakkan anggota tubuh, seperti lengan atau kaki, secara berirama ke depan-belakang atau ke samping tanpa berpindah tempat. Tujuannya agar ananda memiliki kekuatan otot dan keseimbangan tubuh yang baik.

🔷 A. Nilai Keislaman: Mengayun, Keindahan Gerak pada Ciptaan Allah

QS. Al-Mulk [67]: 19 mengingatkan kita tentang burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di udara atas kuasa Allah Swt., sehingga dapat terbang dengan indah.

Belajar mengayunkan lengan dan kaki mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmat tubuh yang sehat dan kuat, serta melatihnya agar semakin lentur dan bermanfaat.

🔷 B. Macam-Macam Gerak Mengayun

        Mengayun lengan ke depan dan ke belakang — dilakukan secara berirama mengikuti hitungan atau musik.

        Mengayun lengan ke samping kanan dan kiri — melatih kelenturan bahu dan lengan.

        Mengayun tungkai kaki kanan dan kiri — dilakukan sambil berpegangan pada teman atau tembok untuk menjaga keseimbangan.

🔷 C. Aturan Keselamatan saat Mengayun

        Selalu didampingi guru saat berlatih.

        Menjaga jarak dengan teman agar tidak saling bertabrakan.

        Mengayun secara perlahan terlebih dahulu sebelum lebih cepat.

        Berpegangan pada teman/tembok saat mengayun tungkai kaki agar tidak terjatuh.

Manfaat Gerak Mengayun

        Menguatkan otot lengan dan kaki.

        Melatih keseimbangan tubuh.

        Menjadi bekal dasar sebelum mempelajari gerak menekuk dan kombinasi gerak non lokomotor lainnya.

Contoh Permainan Hari Ini: "Ayun Sayap Burung" dan "Ayun Bandul"

Ananda mengayunkan kedua lengan seperti burung terbang mengikuti irama musik, lalu mencoba mengayun tungkai kaki sambil berpegangan pada teman atau tembok untuk menjaga keseimbangan. Permainan ini melatih ananda merasakan gerak mengayun secara menyenangkan.

📌 Asesmen

Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):

Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di halaman sekolah. Peserta didik diminta mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara perlahan, serta menyebutkan bagian tubuh yang digunakan saat mengayun.

Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 2):

Guru mengamati dan mencatat gerak mengayun yang telah dicoba oleh peserta didik menggunakan LKPD berikut ini.

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pertemuan 2: Mengenal Gerak Mengayun

Nama : …………………………………………………………

Kelas : …………………………………………………………

Tugas 1: Ayo Praktikkan!

Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu mencoba gerakan berikut bersama guru.

No

Gerakan/Aktivitas

Sudah Bisa

Masih Belajar

1

Mengayun lengan ke depan dan ke belakang

 

 

2

Mengayun lengan ke samping kanan dan kiri

 

 

3

Mengayun tungkai kaki kanan

 

 

4

Mengayun tungkai kaki kiri

 

 

 

Tugas 2: Ayo Menggambar!

Gambarlah dirimu sedang mengayun lengan seperti burung terbang di kotak berikut.

 

 

📚 Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 2

Karena LKPD Pertemuan 2 bersifat praktik/observasi, penilaian pada Tugas 1 dan Tugas 2 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat digunakan guru:

Kategori

Indikator

✅ Sudah Bisa

Peserta didik mampu mengayun lengan dan tungkai kaki secara mandiri, berirama, dan dengan keseimbangan tubuh yang baik.

🔄 Masih Belajar

Peserta didik masih memerlukan bantuan/dampingan guru atau masih ragu-ragu dan kehilangan keseimbangan saat mengayun.

 

📝 Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan mengayun lengan ke depan dan ke belakang termasuk contoh gerak …

a. berlari

b. mengayun

c. melompat

2. Saat bermain "Ayun Sayap Burung", anggota tubuh yang digerakkan adalah …

a. kepala

b. lengan

c. leher

3. Gerak mengayun termasuk gerak dasar non lokomotor karena dilakukan …

a. sambil berlari kencang

b. tanpa berpindah tempat

c. sambil melompat jauh

4. Agar tidak kehilangan keseimbangan saat mengayun tungkai kaki, sebaiknya kita …

a. memejamkan mata

b. berpegangan pada teman/tembok

c. melompat-lompat

5. Manfaat berlatih gerak mengayun bagi tubuh kita adalah …

a. membuat tubuh cepat lelah

b. menguatkan lengan dan kaki

c. membuat tubuh menjadi kaku

 

✍️ Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)

No

Soal Isian Singkat

Kunci Jawaban

1

Sebutkan dua bagian tubuh yang dapat digerakkan dengan cara mengayun!

Lengan dan tungkai kaki (kaki).

2

Apa nama permainan yang kita mainkan hari ini untuk berlatih mengayun lengan?

"Ayun Sayap Burung" (dan "Ayun Bandul").

 

🔑 Kunci Jawaban — Pilihan Ganda

No

Kunci Jawaban

1

b. mengayun

2

b. lengan

3

b. tanpa berpindah tempat

4

b. berpegangan pada teman/tembok

5

b. menguatkan lengan dan kaki

 

🧠 Ingat!

Setiap anak memiliki kekuatan dan keseimbangan tubuh yang berbeda. Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan ekstra bagi peserta didik yang masih kesulitan menjaga keseimbangan, tanpa memaksakan kegiatan.

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Tindak Lanjut:


BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 3 — PJOK

Pertemuan ke-3: Bermain Sirkuit Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor (LKPD)

Hari/Tanggal: Pertemuan ke-3

Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.

Kelas: III (Tiga)

Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor: Meliukkan Badan)

Materi Pokok: Bermain Sirkuit Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 3! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Hari ini kita akan menutup rangkaian materi kombinasi gerak dasar non-lokomotor dengan kegiatan yang paling seru, yaitu bermain sirkuit! Ananda akan menggabungkan seluruh gerak yang telah dipelajari, mulai dari memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, hingga gerak baru hari ini, yaitu meliukkan badan. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti aba-aba dengan tertib, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 3! Semangat Selalu! 🌟

📌 Metode dan Media Ajar

        Metode/Model Pembelajaran: Discovery Learning

        Media Ajar: Video contoh kombinasi gerak dasar non-lokomotor, musik/lagu anak untuk mengiringi gerak, aplikasi peluit digital/stopwatch, dan LKPD.

        Lingkungan Belajar: Kelas, halaman, atau lapangan sekolah yang aman dan cukup luas, dengan suasana belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja sama.

📌 Capaian Pembelajaran (CP)

PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor):

        Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan keterampilan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor, yaitu memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan, dengan kontrol tubuh, keseimbangan, dan koordinasi yang baik.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 3

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak meliukkan badan serta menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor (memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan) dalam permainan sirkuit sederhana dengan kontrol tubuh, keseimbangan, dan kerja sama yang baik.

Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama dan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan serta keselamatan diri dan teman saat menggabungkan berbagai gerak non-lokomotor.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan gerak meliukkan badan dan kombinasi gerak non-lokomotor lainnya dengan manfaatnya bagi kelenturan dan kesehatan tubuh sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat merasakan keseruan bermain "Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor" secara berkelompok dengan berpindah dari satu pos ke pos lain.

Manfaat Pembelajaran:

Dengan mempelajari gerak meliukkan badan dan menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor, ananda dapat meningkatkan kelenturan tubuh, keseimbangan, dan rasa percaya diri saat bergerak bersama teman.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 3

        Mengamati contoh gerak meliukkan badan ke kanan dan ke kiri serta memadukannya dengan gerak non-lokomotor lain.

        Bermain sirkuit kombinasi non-lokomotor secara berkelompok, mempraktikkan seluruh variasi gerak (memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, meliukkan badan) secara berurutan.

📌 Materi Pembelajaran

MENGENAL GERAK MELIUKKAN BADAN DAN KOMBINASI GERAK NON-LOKOMOTOR

Apa itu Gerak Meliukkan Badan?

Meliukkan badan adalah gerak dasar non-lokomotor yang dilakukan dengan membungkukkan atau memiringkan badan ke kanan dan ke kiri tanpa berpindah tempat. Gerak ini melatih kelenturan tulang belakang serta menjadi pelengkap dari gerak memutar lengan, menekuk lutut, dan mengayun lengan yang telah dipelajari sebelumnya.

🔷 A. Nilai Keislaman: Menjaga Kesehatan Tubuh sebagai Bentuk Syukur

QS. Al-Baqarah [2]: 172 mengingatkan kita untuk memakan rezeki yang baik dan senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.

Menjaga kesehatan tubuh dengan rajin bergerak dan berolahraga, termasuk meliukkan badan agar tetap lentur, adalah salah satu bentuk rasa syukur kita atas nikmat tubuh yang sehat.

🔷 B. Empat Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor

        Memutar lengan — dilakukan searah atau berlawanan arah jarum jam untuk melatih kelenturan sendi bahu.

        Menekuk lutut — dilakukan secara bergantian kaki kanan dan kiri sambil menjaga keseimbangan tubuh.

        Mengayun lengan — dilakukan ke depan-belakang atau ke samping untuk melatih kelenturan bahu.

        Meliukkan badan — dilakukan dengan kaki dibuka selebar bahu, lalu badan dibungkukkan ke kanan dan kiri secara perlahan dan terkontrol, dapat sambil merentangkan kedua lengan.

🔷 C. Aturan Keselamatan saat Bermain Sirkuit

        Selalu didampingi guru saat berpindah dari satu pos ke pos lain.

        Melakukan setiap gerak secara perlahan dan terkontrol, tidak tergesa-gesa.

        Menjaga jarak dengan teman agar tidak saling bertabrakan di setiap pos.

        Segera memberi tahu guru jika merasa tidak nyaman atau kelelahan.

Manfaat Kombinasi Gerak Non-Lokomotor

        Meningkatkan kelenturan tubuh dan keseimbangan.

        Melatih koordinasi gerak antaranggota tubuh.

        Menumbuhkan rasa percaya diri dan kerja sama saat bermain bersama teman.

Contoh Permainan Hari Ini: "Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor"

Ananda akan bermain sirkuit secara berkelompok, berpindah dari satu pos ke pos lain sambil melakukan setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran: memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan, hingga menyelesaikan sirkuit sampai pos terakhir bersama kelompok.

📌 Asesmen

Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):

Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di halaman sekolah. Peserta didik diminta mencoba meliukkan badan ke kanan dan ke kiri secara perlahan, serta mencoba menggabungkan gerak meliukkan badan dengan memutar lengan.

Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 3):

Guru mengamati dan mencatat kombinasi gerak non-lokomotor yang telah dicoba oleh peserta didik menggunakan LKPD berikut ini.

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pertemuan 3: Bermain Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor

Nama : …………………………………………………………

Kelas : …………………………………………………………

Tugas 1: Ayo Amati dan Praktikkan!

Amati gambar gerakan meliukkan badan di bawah ini, lalu praktikkan bersama guru.

Tugas 2: Ayo Praktikkan!

Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu bermain sirkuit kombinasi non-lokomotor.

No

Gerakan

Sudah Bisa

Masih Belajar

1

Meliukkan badan ke kanan dan ke kiri

 

 

2

Memutar lengan dengan benar

 

 

3

Menekuk lutut dengan seimbang

 

 

4

Menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor dalam sirkuit

 

 

 

Tugas 3: Ayo Menceritakan Perasaanmu!

Lingkari gambar yang sesuai dengan perasaanmu setelah bermain sirkuit kombinasi non-lokomotor: 🙂  😐  ☹️

Tugas 4: Ayo Bercerita!

Gerakan mana yang paling kamu sukai? Ceritakan alasannya!

 

 

📚 Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 3

Karena LKPD Pertemuan 3 bersifat praktik/observasi, penilaian pada Tugas 1 sampai Tugas 4 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat digunakan guru:

Kategori

Indikator

✅ Sudah Bisa

Peserta didik mampu meliukkan badan, memutar lengan, menekuk lutut, dan menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor secara mandiri dengan kontrol tubuh yang baik.

🔄 Masih Belajar

Peserta didik masih memerlukan bantuan/dampingan guru atau masih ragu-ragu saat melakukan salah satu gerak atau menggabungkannya dalam sirkuit.

 

📝 Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang paling tepat!

1. Gerak meliukkan badan dilakukan dengan cara …

a. melompat setinggi mungkin

b. membuka kaki selebar bahu lalu membungkukkan badan ke kanan dan kiri secara perlahan

c. berlari mengelilingi lapangan

2. Gerak memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan termasuk gerak dasar …

a. lokomotor

b. non-lokomotor

c. manipulatif

3. Dalam permainan "Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor", peserta didik berpindah dari satu pos ke pos lain untuk …

a. berlari secepat mungkin

b. melakukan setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran

c. beristirahat

4. Manfaat gerak meliukkan badan bagi tubuh kita adalah …

a. membuat tubuh menjadi kaku

b. meningkatkan kelenturan tubuh dan keseimbangan

c. membuat tubuh cepat lelah

5. Agar gerak meliukkan badan aman dilakukan, sebaiknya dilakukan secara …

a. cepat dan tiba-tiba

b. perlahan dan terkontrol

c. sekuat tenaga

 

✍️ Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)

No

Soal Isian Singkat

Kunci Jawaban

1

Sebutkan empat kombinasi gerak dasar non-lokomotor yang telah dipelajari!

Memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan.

2

Bagaimana posisi kaki yang benar saat melakukan gerak meliukkan badan?

Kaki dibuka selebar bahu.

3

Apa nama permainan yang dimainkan hari ini untuk menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor?

"Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor".

 

🔑 Kunci Jawaban — Pilihan Ganda

No

Kunci Jawaban

1

b. membuka kaki selebar bahu lalu membungkukkan badan ke kanan dan kiri secara perlahan

2

b. non-lokomotor

3

b. melakukan setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran

4

b. meningkatkan kelenturan tubuh dan keseimbangan

5

b. perlahan dan terkontrol

 

🧠 Ingat!

Setiap anak memiliki kelenturan dan kecepatan adaptasi yang berbeda. Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan ekstra bagi peserta didik yang masih kesulitan menggabungkan gerak dalam sirkuit, tanpa memaksakan kegiatan.

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Tindak Lanjut:




BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 5 — PJOK

Pertemuan ke-3: Bermain Mini Voli dengan Kombinasi Gerak Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif (LKPD)

Hari/Tanggal: Pertemuan ke-3

Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.

Kelas: V (Lima)

Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif melalui Aktivitas Permainan Net/Bola Voli)

Materi Pokok: Bermain Mini Voli dengan Kombinasi Gerak Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Hari ini kita akan menutup rangkaian materi bola voli dengan kegiatan yang paling seru, yaitu bermain mini voli! Ananda akan menggabungkan semua gerak yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya, mulai dari bergerak ke berbagai arah (lokomotor), mengambil posisi siap dengan menekuk lutut (non-lokomotor), hingga melakukan passing dan servis (manipulatif). Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, jaga kerja sama tim, dan tetap sportif ya! 🏐

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! Semangat Selalu! 🌟

📌 Metode dan Media Ajar

        Metode/Model Pembelajaran: Discovery Learning

        Media Ajar: Video contoh teknik dasar passing bawah, passing atas, dan servis bawah bola voli, musik pengiring pemanasan, aplikasi peluit digital/stopwatch, net/tali pembatas, bola voli/bola plastik ringan, dan LKPD.

        Lingkungan Belajar: Lapangan/halaman sekolah yang aman dan cukup luas, dilengkapi net/tali pembatas, dengan suasana belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja sama.

📌 Capaian Pembelajaran (CP)

PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif melalui Aktivitas Permainan Net/Bola Voli):

        Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif (passing bawah, passing atas, dan servis bawah) melalui aktivitas permainan net (bola voli), dengan koordinasi, keseimbangan, kerja sama, dan sikap sportif yang baik.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 3

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat memahami peraturan sederhana permainan mini voli serta mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan tersebut dengan kerja sama, sportivitas, dan keselamatan yang baik.

Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama dan menyadari pentingnya bergerak, mengambil posisi, serta mengarahkan bola dengan tepat, sambil menjaga keselamatan diri dan teman.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dengan permainan mini voli yang sesungguhnya, sehingga dapat bekerja sama sebagai satu tim.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat merasakan keseruan bermain mini voli secara berkelompok dengan peraturan yang dimodifikasi (net rendah, lapangan kecil), diiringi semangat kerja sama dan sportivitas.

Manfaat Pembelajaran:

Dengan bermain mini voli, ananda dapat meningkatkan kerja sama tim, sportivitas, dan kebugaran jasmani secara menyenangkan.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 3

        Mengamati dan memahami cara bermain mini voli secara berkelompok: bergerak, menerima, dan mengarahkan bola melewati net.

        Bermain mini voli secara berkelompok, menerapkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara berurutan.

📌 Materi Pembelajaran

BERMAIN MINI VOLI DENGAN KOMBINASI GERAK DASAR

Apa itu Mini Voli?

Mini voli adalah permainan bola voli sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi, seperti net yang lebih rendah, lapangan yang lebih kecil, dan jumlah pemain yang disesuaikan. Dalam permainan ini, ananda akan menggabungkan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

🔷 A. Nilai Keislaman: Persaudaraan dan Kerja Sama

QS. Al-Hujurāt [49]: 13 mengingatkan kita bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah Swt. adalah orang yang paling bertakwa, bukan karena kelebihan fisik atau kemampuan semata.

Bermain mini voli bersama teman mengajarkan kita untuk saling menghargai kelebihan dan kekurangan teman, serta bekerja sama sebagai satu tim tanpa membeda-bedakan.

🔷 B. Kombinasi Gerak dalam Permainan Mini Voli

        Gerak Lokomotor — bergerak ke berbagai arah (depan, belakang, samping) mengikuti arah datangnya bola.

        Gerak Non-Lokomotor — mengambil posisi siap dengan menekuk lutut sebelum menerima atau mengarahkan bola.

        Gerak Manipulatif — melakukan passing bawah, passing atas, atau servis bawah untuk mengarahkan bola melewati net.

🔷 C. Peraturan Sederhana dan Keselamatan Bermain Mini Voli

        Net dipasang lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil agar sesuai dengan kemampuan peserta didik.

        Setiap tim berusaha menjaga bola tetap terkendali dan mengarahkannya melewati net ke area lawan.

        Selalu didampingi guru dan menjaga jarak aman dengan teman satu tim.

        Mengutamakan kerja sama dan sikap sportif, tidak saling menyalahkan saat bermain.

Manfaat Bermain Mini Voli

        Melatih kekompakan dan kerja sama tim.

        Menguatkan koordinasi antara gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif.

        Meningkatkan kebugaran jasmani dan sikap sportif secara menyenangkan.

Contoh Kegiatan Hari Ini: Bermain Mini Voli Berkelompok

Ananda akan bermain mini voli secara berkelompok dengan peraturan yang dimodifikasi (net rendah, lapangan kecil, jumlah pemain disesuaikan), menerapkan passing bawah, passing atas, dan servis bawah secara bergantian sesuai kebutuhan permainan, sambil menjaga bola tetap di udara dan mengarahkannya melewati net.

📌 Asesmen

Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):

Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di lapangan sekolah. Peserta didik diminta mencoba bergerak, menerima, dan mengarahkan bola secara sederhana, serta mengulang gerak passing bawah, passing atas, dan servis bawah secara singkat.

Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 3):

Guru mengamati dan mencatat kombinasi gerak yang telah dicoba oleh peserta didik saat bermain mini voli menggunakan LKPD berikut ini.

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pertemuan 3: Bermain Mini Voli dengan Kombinasi Gerak Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif

Nama : …………………………………………………………

Kelas : …………………………………………………………

Tugas 1: Ayo Praktikkan!

Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu bermain mini voli.

No

Gerakan

Sudah Bisa

Masih Belajar

1

Bergerak ke berbagai arah saat bermain (lokomotor)

 

 

2

Mengambil posisi siap dengan lutut ditekuk (non-lokomotor)

 

 

3

Melakukan passing bawah/atas dan servis bawah (manipulatif)

 

 

4

Bekerja sama dengan teman satu tim

 

 

 

Tugas 2: Ayo Menceritakan Perasaanmu!

Lingkari gambar yang sesuai dengan perasaanmu setelah bermain mini voli: 🙂  😐  ☹️

Tugas 3: Ayo Bercerita!

Gerakan mana yang paling kamu sukai saat bermain mini voli hari ini? Ceritakan alasannya!

 

 

📚 Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 3

Karena LKPD Pertemuan 3 bersifat praktik/observasi, penilaian pada Tugas 1 sampai Tugas 3 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat digunakan guru:

Kategori

Indikator

✅ Sudah Bisa

Peserta didik mampu bergerak, mengambil posisi siap, serta melakukan passing/servis dan bekerja sama dengan tim secara mandiri dan percaya diri.

🔄 Masih Belajar

Peserta didik masih memerlukan bantuan/dampingan guru dalam bergerak, mengambil posisi, mengarahkan bola, atau bekerja sama dengan tim.

 

📝 Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan berpindah tempat ke berbagai arah untuk mendekati bola dalam permainan mini voli disebut gerak …

a. non-lokomotor

b. lokomotor

c. manipulatif

2. Mengambil posisi siap dengan lutut ditekuk sebelum melakukan passing termasuk contoh gerak …

a. lokomotor

b. non-lokomotor

c. manipulatif

3. Gerakan mendorong atau memukul bola menggunakan tangan (seperti passing atau servis) disebut gerak …

a. lokomotor

b. non-lokomotor

c. manipulatif

4. Dalam permainan mini voli, net dipasang lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil agar …

a. permainan menjadi lebih sulit

b. permainan lebih mudah dan sesuai kemampuan peserta didik

c. permainan cepat selesai

5. Sikap yang harus dijaga saat bermain mini voli bersama satu tim adalah …

a. mementingkan diri sendiri

b. kerja sama dan sportivitas

c. bermain sendirian tanpa teman

 

✍️ Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)

No

Soal Isian Singkat

Kunci Jawaban

1

Sebutkan tiga jenis gerak dasar yang dikombinasikan dalam permainan mini voli!

Gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif.

2

Mengapa kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif penting dalam permainan mini voli?

Karena pemain perlu bergerak, mengambil posisi siap, dan mengarahkan bola dengan tepat agar bola tetap terkendali dan permainan berjalan baik.

3

Sebutkan dua peraturan sederhana yang dimodifikasi dalam permainan mini voli!

Net dipasang lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil (jumlah pemain juga disesuaikan).

 

🔑 Kunci Jawaban — Pilihan Ganda

No

Kunci Jawaban

1

b. lokomotor

2

b. non-lokomotor

3

c. manipulatif

4

b. permainan lebih mudah dan sesuai kemampuan peserta didik

5

b. kerja sama dan sportivitas

 

🧠 Ingat!

Setiap anak memiliki kemampuan dan kecepatan adaptasi yang berbeda dalam bermain mini voli. Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan ekstra bagi peserta didik yang masih kesulitan mengombinasikan gerak, tanpa memaksakan kegiatan.

📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


Tindak Lanjut:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi pjok kls 3, Kamis 24 September 2026

  Hari/Tanggal: Pertemuan ke-2 Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd. Kelas: III (Tiga) Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Kombinasi ...