BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 1
— PJOK
Pertemuan ke-2: Aktivitas
Gerak Dasar Mengayun (LKPD)
Hari/Tanggal: Pertemuan ke-2
Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.
Kelas: I (Satu)
Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Gerak Dasar Non
Lokomotor: Mengayun)
Materi Pokok: Mengenal dan Mempraktikkan Gerak Dasar Mengayun
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.
Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta
ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa
bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini
berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Hari ini kita akan melanjutkan pelajaran PJOK dengan tema yang seru,
yaitu mengenal dan mempraktikkan gerak dasar mengayun. Ananda akan belajar
mengayunkan lengan ke depan-belakang dan ke samping, serta mengayunkan tungkai
kaki dengan menjaga keseimbangan tubuh. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan
baik, ikuti aba-aba dengan tertib, dan tetap semangat ya! 🌈
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 1! Semangat Selalu! 🌟
📌
Metode dan Media Ajar
●
Metode/Model
Pembelajaran: Discovery Learning
●
Media Ajar: Video
pembelajaran contoh gerak mengayun, musik/lagu anak untuk mengiringi gerak,
aplikasi peluit digital/stopwatch, dan LKPD.
●
Lingkungan
Belajar: Halaman atau lapangan sekolah yang aman dan cukup luas, dengan suasana
belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja sama.
📌
Capaian Pembelajaran (CP)
PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Gerak Dasar Non Lokomotor):
●
Peserta didik
dapat memahami dan mempraktikkan gerak dasar non lokomotor (memutar, mengayun,
dan menekuk) dengan kontrol tubuh yang baik tanpa berpindah tempat, serta
menerapkannya dalam permainan sederhana.
📌
Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 2
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak dasar mengayun
lengan (depan-belakang dan samping) serta mengayun tungkai kaki dengan kontrol
tubuh dan keseimbangan yang baik.
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan
saksama dan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan tubuh serta keselamatan
diri dan teman saat melakukan gerak mengayun.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan gerak mengayun dengan
kegiatan sehari-hari, seperti mengayunkan lengan saat berjalan atau bersiap
berolahraga.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal gerak mengayun melalui
permainan "Ayun Sayap Burung" dan "Ayun Bandul", diiringi
musik dan kegiatan kelompok yang menyenangkan.
Manfaat Pembelajaran:
Dengan mempelajari gerak mengayun, ananda dapat menguatkan lengan dan
kaki, seperti saat mengayun tangan ketika berjalan atau berolahraga.
📌
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 2
●
Mengamati dan
mencoba gerak mengayun lengan (depan-belakang dan samping) serta mengayun
tungkai kaki, melalui permainan dan aba-aba guru.
●
Mempraktikkan
gerak mengayun melalui permainan "Ayun Sayap Burung" dan "Ayun
Bandul" secara berkelompok mengikuti irama musik/hitungan, lalu
menampilkan hasilnya.
📌
Materi Pembelajaran
MENGENAL GERAK DASAR MENGAYUN
Apa itu Gerak Mengayun?
Gerak mengayun adalah gerak dasar non lokomotor yang dilakukan dengan
menggerakkan anggota tubuh, seperti lengan atau kaki, secara berirama ke
depan-belakang atau ke samping tanpa berpindah tempat. Tujuannya agar ananda
memiliki kekuatan otot dan keseimbangan tubuh yang baik.
🔷 A. Nilai Keislaman: Mengayun, Keindahan Gerak pada Ciptaan
Allah
QS. Al-Mulk [67]: 19 mengingatkan kita tentang burung-burung yang
mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di udara atas kuasa Allah Swt., sehingga
dapat terbang dengan indah.
Belajar mengayunkan lengan dan kaki mengajarkan kita untuk bersyukur
atas nikmat tubuh yang sehat dan kuat, serta melatihnya agar semakin lentur dan
bermanfaat.
🔷 B. Macam-Macam Gerak Mengayun
●
Mengayun lengan
ke depan dan ke belakang — dilakukan secara berirama mengikuti hitungan atau
musik.
●
Mengayun lengan
ke samping kanan dan kiri — melatih kelenturan bahu dan lengan.
●
Mengayun tungkai
kaki kanan dan kiri — dilakukan sambil berpegangan pada teman atau tembok untuk
menjaga keseimbangan.
🔷 C. Aturan Keselamatan saat Mengayun
●
Selalu didampingi
guru saat berlatih.
●
Menjaga jarak
dengan teman agar tidak saling bertabrakan.
●
Mengayun secara
perlahan terlebih dahulu sebelum lebih cepat.
●
Berpegangan pada
teman/tembok saat mengayun tungkai kaki agar tidak terjatuh.
Manfaat Gerak Mengayun
●
Menguatkan otot
lengan dan kaki.
●
Melatih
keseimbangan tubuh.
●
Menjadi bekal
dasar sebelum mempelajari gerak menekuk dan kombinasi gerak non lokomotor
lainnya.
Contoh Permainan Hari Ini: "Ayun Sayap Burung" dan
"Ayun Bandul"
Ananda mengayunkan kedua lengan seperti burung terbang mengikuti irama
musik, lalu mencoba mengayun tungkai kaki sambil berpegangan pada teman atau
tembok untuk menjaga keseimbangan. Permainan ini melatih ananda merasakan gerak
mengayun secara menyenangkan.
📌
Asesmen
Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):
Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di halaman sekolah.
Peserta didik diminta mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara
perlahan, serta menyebutkan bagian tubuh yang digunakan saat mengayun.
Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 2):
Guru mengamati dan mencatat gerak mengayun yang telah dicoba oleh
peserta didik menggunakan LKPD berikut ini.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pertemuan 2: Mengenal Gerak Mengayun
Nama : …………………………………………………………
Kelas : …………………………………………………………
Tugas 1: Ayo Praktikkan!
Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu mencoba
gerakan berikut bersama guru.
|
No |
Gerakan/Aktivitas |
Sudah Bisa |
Masih Belajar |
|
1 |
Mengayun lengan
ke depan dan ke belakang |
|
|
|
2 |
Mengayun lengan
ke samping kanan dan kiri |
|
|
|
3 |
Mengayun
tungkai kaki kanan |
|
|
|
4 |
Mengayun
tungkai kaki kiri |
|
|
Tugas 2: Ayo Menggambar!
Gambarlah dirimu sedang mengayun lengan seperti burung terbang di
kotak berikut.
|
|
📚
Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 2
Karena LKPD Pertemuan 2 bersifat praktik/observasi, penilaian pada
Tugas 1 dan Tugas 2 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta
didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat
digunakan guru:
|
Kategori |
Indikator |
|
✅ Sudah Bisa |
Peserta didik
mampu mengayun lengan dan tungkai kaki secara mandiri, berirama, dan dengan
keseimbangan tubuh yang baik. |
|
🔄 Masih
Belajar |
Peserta didik
masih memerlukan bantuan/dampingan guru atau masih ragu-ragu dan kehilangan
keseimbangan saat mengayun. |
📝
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang
paling tepat!
1. Gerakan
mengayun lengan ke depan dan ke belakang termasuk contoh gerak …
a. berlari
b. mengayun
c. melompat
2. Saat bermain
"Ayun Sayap Burung", anggota tubuh yang digerakkan adalah …
a. kepala
b. lengan
c. leher
3. Gerak mengayun
termasuk gerak dasar non lokomotor karena dilakukan …
a. sambil berlari
kencang
b. tanpa
berpindah tempat
c. sambil
melompat jauh
4. Agar tidak
kehilangan keseimbangan saat mengayun tungkai kaki, sebaiknya kita …
a. memejamkan
mata
b. berpegangan
pada teman/tembok
c.
melompat-lompat
5. Manfaat
berlatih gerak mengayun bagi tubuh kita adalah …
a. membuat tubuh
cepat lelah
b. menguatkan
lengan dan kaki
c. membuat tubuh
menjadi kaku
✍️
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)
|
No |
Soal Isian Singkat |
Kunci Jawaban |
|
1 |
Sebutkan dua
bagian tubuh yang dapat digerakkan dengan cara mengayun! |
Lengan dan
tungkai kaki (kaki). |
|
2 |
Apa nama
permainan yang kita mainkan hari ini untuk berlatih mengayun lengan? |
"Ayun
Sayap Burung" (dan "Ayun Bandul"). |
🔑
Kunci Jawaban — Pilihan Ganda
|
No |
Kunci Jawaban |
|
1 |
b. mengayun |
|
2 |
b. lengan |
|
3 |
b. tanpa
berpindah tempat |
|
4 |
b. berpegangan
pada teman/tembok |
|
5 |
b. menguatkan
lengan dan kaki |
🧠
Ingat!
Setiap anak memiliki kekuatan dan keseimbangan tubuh yang berbeda.
Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan ekstra bagi peserta didik
yang masih kesulitan menjaga keseimbangan, tanpa memaksakan kegiatan.
📌
Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran
Tindak Lanjut:
BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 3
— PJOK
Pertemuan ke-3: Bermain
Sirkuit Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor (LKPD)
Hari/Tanggal: Pertemuan ke-3
Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.
Kelas: III (Tiga)
Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar
Non-Lokomotor: Meliukkan Badan)
Materi Pokok: Bermain Sirkuit Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 3! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.
Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta
ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama
dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Hari ini kita akan menutup rangkaian materi kombinasi gerak dasar
non-lokomotor dengan kegiatan yang paling seru, yaitu bermain sirkuit! Ananda
akan menggabungkan seluruh gerak yang telah dipelajari, mulai dari memutar
lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, hingga gerak baru hari ini, yaitu
meliukkan badan. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti aba-aba dengan
tertib, dan tetap semangat ya! 🌈
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 3! Semangat Selalu! 🌟
📌
Metode dan Media Ajar
●
Metode/Model
Pembelajaran: Discovery Learning
●
Media Ajar: Video
contoh kombinasi gerak dasar non-lokomotor, musik/lagu anak untuk mengiringi
gerak, aplikasi peluit digital/stopwatch, dan LKPD.
●
Lingkungan
Belajar: Kelas, halaman, atau lapangan sekolah yang aman dan cukup luas, dengan
suasana belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja sama.
📌
Capaian Pembelajaran (CP)
PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor):
●
Peserta didik
dapat memahami dan mempraktikkan keterampilan kombinasi pola gerak dasar
non-lokomotor, yaitu memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan
meliukkan badan, dengan kontrol tubuh, keseimbangan, dan koordinasi yang baik.
📌
Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 3
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak meliukkan badan
serta menggabungkan seluruh gerak non-lokomotor (memutar lengan, menekuk lutut,
mengayun lengan, dan meliukkan badan) dalam permainan sirkuit sederhana dengan
kontrol tubuh, keseimbangan, dan kerja sama yang baik.
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan
saksama dan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan serta keselamatan diri
dan teman saat menggabungkan berbagai gerak non-lokomotor.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan gerak meliukkan badan
dan kombinasi gerak non-lokomotor lainnya dengan manfaatnya bagi kelenturan dan
kesehatan tubuh sehari-hari.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat merasakan keseruan bermain
"Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor" secara berkelompok dengan berpindah
dari satu pos ke pos lain.
Manfaat Pembelajaran:
Dengan mempelajari gerak meliukkan badan dan menggabungkan seluruh
gerak non-lokomotor, ananda dapat meningkatkan kelenturan tubuh, keseimbangan,
dan rasa percaya diri saat bergerak bersama teman.
📌
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 3
●
Mengamati contoh
gerak meliukkan badan ke kanan dan ke kiri serta memadukannya dengan gerak
non-lokomotor lain.
●
Bermain sirkuit
kombinasi non-lokomotor secara berkelompok, mempraktikkan seluruh variasi gerak
(memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, meliukkan badan) secara
berurutan.
📌
Materi Pembelajaran
MENGENAL GERAK MELIUKKAN BADAN DAN KOMBINASI GERAK NON-LOKOMOTOR
Apa itu Gerak Meliukkan Badan?
Meliukkan badan adalah gerak dasar non-lokomotor yang dilakukan dengan
membungkukkan atau memiringkan badan ke kanan dan ke kiri tanpa berpindah
tempat. Gerak ini melatih kelenturan tulang belakang serta menjadi pelengkap
dari gerak memutar lengan, menekuk lutut, dan mengayun lengan yang telah
dipelajari sebelumnya.
🔷 A. Nilai Keislaman: Menjaga Kesehatan Tubuh sebagai Bentuk
Syukur
QS. Al-Baqarah [2]: 172 mengingatkan kita untuk memakan rezeki yang
baik dan senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.
Menjaga kesehatan tubuh dengan rajin bergerak dan berolahraga,
termasuk meliukkan badan agar tetap lentur, adalah salah satu bentuk rasa
syukur kita atas nikmat tubuh yang sehat.
🔷 B. Empat Kombinasi Gerak Dasar Non-Lokomotor
●
Memutar lengan —
dilakukan searah atau berlawanan arah jarum jam untuk melatih kelenturan sendi
bahu.
●
Menekuk lutut —
dilakukan secara bergantian kaki kanan dan kiri sambil menjaga keseimbangan
tubuh.
●
Mengayun lengan —
dilakukan ke depan-belakang atau ke samping untuk melatih kelenturan bahu.
●
Meliukkan badan —
dilakukan dengan kaki dibuka selebar bahu, lalu badan dibungkukkan ke kanan dan
kiri secara perlahan dan terkontrol, dapat sambil merentangkan kedua lengan.
🔷 C. Aturan Keselamatan saat Bermain Sirkuit
●
Selalu didampingi
guru saat berpindah dari satu pos ke pos lain.
●
Melakukan setiap
gerak secara perlahan dan terkontrol, tidak tergesa-gesa.
●
Menjaga jarak
dengan teman agar tidak saling bertabrakan di setiap pos.
●
Segera memberi
tahu guru jika merasa tidak nyaman atau kelelahan.
Manfaat Kombinasi Gerak Non-Lokomotor
●
Meningkatkan
kelenturan tubuh dan keseimbangan.
●
Melatih
koordinasi gerak antaranggota tubuh.
●
Menumbuhkan rasa
percaya diri dan kerja sama saat bermain bersama teman.
Contoh Permainan Hari Ini: "Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor"
Ananda akan bermain sirkuit secara berkelompok, berpindah dari satu
pos ke pos lain sambil melakukan setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran:
memutar lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan, hingga
menyelesaikan sirkuit sampai pos terakhir bersama kelompok.
📌
Asesmen
Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):
Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di halaman sekolah.
Peserta didik diminta mencoba meliukkan badan ke kanan dan ke kiri secara
perlahan, serta mencoba menggabungkan gerak meliukkan badan dengan memutar
lengan.
Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 3):
Guru mengamati dan mencatat kombinasi gerak non-lokomotor yang telah
dicoba oleh peserta didik menggunakan LKPD berikut ini.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pertemuan 3: Bermain Sirkuit Kombinasi
Non-Lokomotor
Nama : …………………………………………………………
Kelas : …………………………………………………………
Tugas 1: Ayo Amati dan Praktikkan!
Amati gambar gerakan meliukkan badan di bawah ini, lalu praktikkan
bersama guru.
Tugas 2: Ayo Praktikkan!
Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu bermain
sirkuit kombinasi non-lokomotor.
|
No |
Gerakan |
Sudah Bisa |
Masih Belajar |
|
1 |
Meliukkan badan
ke kanan dan ke kiri |
|
|
|
2 |
Memutar lengan
dengan benar |
|
|
|
3 |
Menekuk lutut
dengan seimbang |
|
|
|
4 |
Menggabungkan
seluruh gerak non-lokomotor dalam sirkuit |
|
|
Tugas 3: Ayo Menceritakan Perasaanmu!
Lingkari gambar yang sesuai dengan perasaanmu setelah bermain sirkuit
kombinasi non-lokomotor: 🙂 😐 ☹️
Tugas 4: Ayo Bercerita!
Gerakan mana yang paling kamu sukai? Ceritakan alasannya!
|
|
📚
Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 3
Karena LKPD Pertemuan 3 bersifat praktik/observasi, penilaian pada
Tugas 1 sampai Tugas 4 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta
didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat
digunakan guru:
|
Kategori |
Indikator |
|
✅ Sudah Bisa |
Peserta didik
mampu meliukkan badan, memutar lengan, menekuk lutut, dan menggabungkan
seluruh gerak non-lokomotor secara mandiri dengan kontrol tubuh yang baik. |
|
🔄 Masih
Belajar |
Peserta didik
masih memerlukan bantuan/dampingan guru atau masih ragu-ragu saat melakukan
salah satu gerak atau menggabungkannya dalam sirkuit. |
📝
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang
paling tepat!
1. Gerak
meliukkan badan dilakukan dengan cara …
a. melompat
setinggi mungkin
b. membuka kaki
selebar bahu lalu membungkukkan badan ke kanan dan kiri secara perlahan
c. berlari
mengelilingi lapangan
2. Gerak memutar
lengan, menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan termasuk gerak
dasar …
a. lokomotor
b. non-lokomotor
c. manipulatif
3. Dalam
permainan "Sirkuit Kombinasi Non-Lokomotor", peserta didik berpindah
dari satu pos ke pos lain untuk …
a. berlari
secepat mungkin
b. melakukan
setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran
c. beristirahat
4. Manfaat gerak
meliukkan badan bagi tubuh kita adalah …
a. membuat tubuh
menjadi kaku
b. meningkatkan
kelenturan tubuh dan keseimbangan
c. membuat tubuh
cepat lelah
5. Agar gerak
meliukkan badan aman dilakukan, sebaiknya dilakukan secara …
a. cepat dan
tiba-tiba
b. perlahan dan
terkontrol
c. sekuat tenaga
✍️
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)
|
No |
Soal
Isian Singkat |
Kunci
Jawaban |
|
1 |
Sebutkan empat
kombinasi gerak dasar non-lokomotor yang telah dipelajari! |
Memutar lengan,
menekuk lutut, mengayun lengan, dan meliukkan badan. |
|
2 |
Bagaimana
posisi kaki yang benar saat melakukan gerak meliukkan badan? |
Kaki dibuka
selebar bahu. |
|
3 |
Apa nama
permainan yang dimainkan hari ini untuk menggabungkan seluruh gerak
non-lokomotor? |
"Sirkuit
Kombinasi Non-Lokomotor". |
🔑
Kunci Jawaban — Pilihan Ganda
|
No |
Kunci
Jawaban |
|
1 |
b. membuka kaki
selebar bahu lalu membungkukkan badan ke kanan dan kiri secara perlahan |
|
2 |
b.
non-lokomotor |
|
3 |
b. melakukan
setiap gerak non-lokomotor secara bergiliran |
|
4 |
b. meningkatkan
kelenturan tubuh dan keseimbangan |
|
5 |
b. perlahan dan
terkontrol |
🧠
Ingat!
Setiap anak memiliki kelenturan dan kecepatan adaptasi yang berbeda.
Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan ekstra bagi peserta didik
yang masih kesulitan menggabungkan gerak dalam sirkuit, tanpa memaksakan
kegiatan.
📌
Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran
Tindak Lanjut:
BLOGER PEMBELAJARAN KELAS 5
— PJOK
Pertemuan ke-3: Bermain
Mini Voli dengan Kombinasi Gerak Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif
(LKPD)
Hari/Tanggal: Pertemuan ke-3
Nama Guru: Junita Febriani, S.Pd.
Kelas: V (Lima)
Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar
Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif melalui Aktivitas Permainan Net/Bola
Voli)
Materi Pokok: Bermain Mini Voli dengan Kombinasi Gerak Lokomotor,
Non-Lokomotor, dan Manipulatif
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.
Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta
ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa
bersama dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh
berkah. ✨
Hari ini kita akan menutup rangkaian materi bola voli dengan kegiatan
yang paling seru, yaitu bermain mini voli! Ananda akan menggabungkan semua
gerak yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya, mulai dari bergerak ke
berbagai arah (lokomotor), mengambil posisi siap dengan menekuk lutut
(non-lokomotor), hingga melakukan passing dan servis (manipulatif). Dengarkan
penjelasan Bu Guru dengan baik, jaga kerja sama tim, dan tetap sportif ya! 🏐
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! Semangat Selalu! 🌟
📌
Metode dan Media Ajar
●
Metode/Model
Pembelajaran: Discovery Learning
●
Media Ajar: Video
contoh teknik dasar passing bawah, passing atas, dan servis bawah bola voli,
musik pengiring pemanasan, aplikasi peluit digital/stopwatch, net/tali
pembatas, bola voli/bola plastik ringan, dan LKPD.
●
Lingkungan
Belajar: Lapangan/halaman sekolah yang aman dan cukup luas, dilengkapi net/tali
pembatas, dengan suasana belajar aktif, menyenangkan, dan penuh semangat kerja
sama.
📌
Capaian Pembelajaran (CP)
PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor,
Non-Lokomotor, dan Manipulatif melalui Aktivitas Permainan Net/Bola Voli):
●
Peserta didik
dapat memahami dan mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif (passing bawah, passing atas, dan servis bawah)
melalui aktivitas permainan net (bola voli), dengan koordinasi, keseimbangan,
kerja sama, dan sikap sportif yang baik.
📌
Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 3
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat memahami peraturan sederhana permainan mini voli
serta mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif
dalam permainan tersebut dengan kerja sama, sportivitas, dan keselamatan yang
baik.
Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan
saksama dan menyadari pentingnya bergerak, mengambil posisi, serta mengarahkan
bola dengan tepat, sambil menjaga keselamatan diri dan teman.
Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan kombinasi gerak
lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dengan permainan mini voli yang
sesungguhnya, sehingga dapat bekerja sama sebagai satu tim.
Joyful (Menyenangkan): Murid dapat merasakan keseruan bermain mini
voli secara berkelompok dengan peraturan yang dimodifikasi (net rendah,
lapangan kecil), diiringi semangat kerja sama dan sportivitas.
Manfaat Pembelajaran:
Dengan bermain mini voli, ananda dapat meningkatkan kerja sama tim,
sportivitas, dan kebugaran jasmani secara menyenangkan.
📌
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 3
●
Mengamati dan
memahami cara bermain mini voli secara berkelompok: bergerak, menerima, dan
mengarahkan bola melewati net.
●
Bermain mini voli
secara berkelompok, menerapkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan
manipulatif secara berurutan.
📌
Materi Pembelajaran
BERMAIN MINI VOLI DENGAN KOMBINASI GERAK DASAR
Apa itu Mini Voli?
Mini voli adalah permainan bola voli sederhana dengan peraturan yang
dimodifikasi, seperti net yang lebih rendah, lapangan yang lebih kecil, dan
jumlah pemain yang disesuaikan. Dalam permainan ini, ananda akan menggabungkan
gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang telah dipelajari pada
pertemuan sebelumnya.
🔷 A. Nilai Keislaman: Persaudaraan dan Kerja Sama
QS. Al-Hujurāt [49]: 13 mengingatkan kita bahwa orang yang paling
mulia di sisi Allah Swt. adalah orang yang paling bertakwa, bukan karena
kelebihan fisik atau kemampuan semata.
Bermain mini voli bersama teman mengajarkan kita untuk saling
menghargai kelebihan dan kekurangan teman, serta bekerja sama sebagai satu tim
tanpa membeda-bedakan.
🔷 B. Kombinasi Gerak dalam Permainan Mini Voli
●
Gerak Lokomotor —
bergerak ke berbagai arah (depan, belakang, samping) mengikuti arah datangnya
bola.
●
Gerak
Non-Lokomotor — mengambil posisi siap dengan menekuk lutut sebelum menerima
atau mengarahkan bola.
●
Gerak Manipulatif
— melakukan passing bawah, passing atas, atau servis bawah untuk mengarahkan
bola melewati net.
🔷 C. Peraturan Sederhana dan Keselamatan Bermain Mini Voli
●
Net dipasang
lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil agar sesuai dengan kemampuan
peserta didik.
●
Setiap tim
berusaha menjaga bola tetap terkendali dan mengarahkannya melewati net ke area
lawan.
●
Selalu didampingi
guru dan menjaga jarak aman dengan teman satu tim.
●
Mengutamakan
kerja sama dan sikap sportif, tidak saling menyalahkan saat bermain.
Manfaat Bermain Mini Voli
●
Melatih
kekompakan dan kerja sama tim.
●
Menguatkan koordinasi
antara gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif.
●
Meningkatkan
kebugaran jasmani dan sikap sportif secara menyenangkan.
Contoh Kegiatan Hari Ini: Bermain Mini Voli Berkelompok
Ananda akan bermain mini voli secara berkelompok dengan peraturan yang
dimodifikasi (net rendah, lapangan kecil, jumlah pemain disesuaikan),
menerapkan passing bawah, passing atas, dan servis bawah secara bergantian
sesuai kebutuhan permainan, sambil menjaga bola tetap di udara dan
mengarahkannya melewati net.
📌
Asesmen
Asesmen Diagnostik (Kegiatan Awal):
Guru mengamati peserta didik saat pemanasan di lapangan sekolah.
Peserta didik diminta mencoba bergerak, menerima, dan mengarahkan bola secara
sederhana, serta mengulang gerak passing bawah, passing atas, dan servis bawah
secara singkat.
Asesmen Formatif (LKPD Pertemuan 3):
Guru mengamati dan mencatat kombinasi gerak yang telah dicoba oleh
peserta didik saat bermain mini voli menggunakan LKPD berikut ini.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pertemuan 3: Bermain Mini Voli dengan
Kombinasi Gerak Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif
Nama : …………………………………………………………
Kelas : …………………………………………………………
Tugas 1: Ayo Praktikkan!
Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai setelah kamu bermain
mini voli.
|
No |
Gerakan |
Sudah Bisa |
Masih Belajar |
|
1 |
Bergerak ke
berbagai arah saat bermain (lokomotor) |
|
|
|
2 |
Mengambil
posisi siap dengan lutut ditekuk (non-lokomotor) |
|
|
|
3 |
Melakukan
passing bawah/atas dan servis bawah (manipulatif) |
|
|
|
4 |
Bekerja sama
dengan teman satu tim |
|
|
Tugas 2: Ayo Menceritakan Perasaanmu!
Lingkari gambar yang sesuai dengan perasaanmu setelah bermain mini
voli: 🙂 😐 ☹️
Tugas 3: Ayo Bercerita!
Gerakan mana yang paling kamu sukai saat bermain mini voli hari ini?
Ceritakan alasannya!
|
|
📚
Panduan Pengamatan LKPD Pertemuan 3
Karena LKPD Pertemuan 3 bersifat praktik/observasi, penilaian pada
Tugas 1 sampai Tugas 3 dilakukan dengan mengamati langsung kemampuan peserta
didik, bukan dengan kunci jawaban tertulis. Berikut panduan yang dapat
digunakan guru:
|
Kategori |
Indikator |
|
✅ Sudah Bisa |
Peserta didik
mampu bergerak, mengambil posisi siap, serta melakukan passing/servis dan
bekerja sama dengan tim secara mandiri dan percaya diri. |
|
🔄 Masih
Belajar |
Peserta didik
masih memerlukan bantuan/dampingan guru dalam bergerak, mengambil posisi,
mengarahkan bola, atau bekerja sama dengan tim. |
📝
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Pilihan Ganda)
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c untuk jawaban yang
paling tepat!
1. Gerakan
berpindah tempat ke berbagai arah untuk mendekati bola dalam permainan mini
voli disebut gerak …
a. non-lokomotor
b. lokomotor
c. manipulatif
2. Mengambil
posisi siap dengan lutut ditekuk sebelum melakukan passing termasuk contoh
gerak …
a. lokomotor
b. non-lokomotor
c. manipulatif
3. Gerakan
mendorong atau memukul bola menggunakan tangan (seperti passing atau servis)
disebut gerak …
a. lokomotor
b. non-lokomotor
c. manipulatif
4. Dalam
permainan mini voli, net dipasang lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil
agar …
a. permainan
menjadi lebih sulit
b. permainan
lebih mudah dan sesuai kemampuan peserta didik
c. permainan
cepat selesai
5. Sikap yang
harus dijaga saat bermain mini voli bersama satu tim adalah …
a. mementingkan
diri sendiri
b. kerja sama dan
sportivitas
c. bermain
sendirian tanpa teman
✍️
Soal Evaluasi Pertemuan 3 (Isian Singkat)
|
No |
Soal
Isian Singkat |
Kunci
Jawaban |
|
1 |
Sebutkan tiga
jenis gerak dasar yang dikombinasikan dalam permainan mini voli! |
Gerak
lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. |
|
2 |
Mengapa
kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif penting dalam
permainan mini voli? |
Karena pemain
perlu bergerak, mengambil posisi siap, dan mengarahkan bola dengan tepat agar
bola tetap terkendali dan permainan berjalan baik. |
|
3 |
Sebutkan dua
peraturan sederhana yang dimodifikasi dalam permainan mini voli! |
Net dipasang
lebih rendah dan lapangan dibuat lebih kecil (jumlah pemain juga
disesuaikan). |
🔑
Kunci Jawaban — Pilihan Ganda
|
No |
Kunci
Jawaban |
|
1 |
b. lokomotor |
|
2 |
b.
non-lokomotor |
|
3 |
c. manipulatif |
|
4 |
b. permainan
lebih mudah dan sesuai kemampuan peserta didik |
|
5 |
b. kerja sama
dan sportivitas |
🧠
Ingat!
Setiap anak memiliki kemampuan dan kecepatan adaptasi yang berbeda
dalam bermain mini voli. Guru diharapkan memberi motivasi dan pendampingan
ekstra bagi peserta didik yang masih kesulitan mengombinasikan gerak, tanpa
memaksakan kegiatan.
📌
Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran
Tindak Lanjut:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar